Selama tiga tahun terakhir, perjalanan dalam dunia Pembatik (Pembelajaran berbasis TIK) yang diselenggarakan oleh Pusat Data dan Informasi (Pusdatinn) Kemdikbudristek telah menjadi pengalaman yang luar biasa. Selama tahun 2021, saya memulai petualangan ini dan memasuki dunia baru yang menakjubkan, di mana saya bertemu dengan rekan-rekan guru dari seluruh penjuru Indonesia. Program PembaTIK ini terdiri dari empat tingkatan yang masing-masing memiliki fokus dan tujuannya sendiri: Level 1 - Literasi TIK, Level 2 - Implementasi TIK, Level 3 - Kreasi TIK, dan Level 4 - Berbagi dan Berkolaborasi.
Pada Level 1, yang disebut sebagai Literasi TIK, saya mendapatkan dasar-dasar yang kuat dalam penguasaan teknologi sebagai alat pendidikan. Ini mencakup pemahaman tentang TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge) - bagaimana teknologi dapat digunakan untuk meningkatkan pengajaran dan pembelajaran.
Kemudian, di Level 2 - Implementasi, perjalanan melibatkan pembuatan video pembelajaran yang sesuai dengan mata pelajaran masing-masing peserta. Proses pembuatan video ini terbagi dalam tiga tahap yang meliputi pra-produksi, produksi, dan pasca-produksi. Ini adalah pengalaman yang mengasah kemampuan kreatif dan teknis saya dalam menghasilkan materi pembelajaran yang menarik.
Selanjutnya, saya melangkah ke Level 3 - Kreasi TIK. Di tingkatan ini, perjalanan menjadi lebih menarik dan penuh tantangan. Saya diperkenalkan pada beragam aplikasi pembuatan media pembelajaran interaktif yang sebelumnya asing bagi saya, seperti Smart App Creator dan Storyline Articulate. Belajar menguasai aplikasi-aplikasi ini adalah tantangan tersendiri, tetapi juga merupakan langkah penting dalam mengembangkan kemampuan kreatif dan teknologi saya.
Tahap terakhir, Level 4 - Berbagi dan Berkolaborasi, adalah tahap yang unik dalam perjalanan ini. Saya mulai memberanikan diri untuk berbicara di depan umum, baik dalam pertemuan daring maupun dalam kegiatan luring. Hal ini membantu saya merasa lebih percaya diri dalam berbagi pengetahuan dan pengalaman. Kegiatan ini juga membawa saya ke dalam komunitas yang lebih besar, keluarga pembatik, di mana saya dapat berkolaborasi dengan rekan-rekan guru lainnya.
Selama tiga tahun ini, perjalanan dalam dunia Pembatik telah mengubah saya secara signifikan. Saya telah memperluas pengetahuan dan keterampilan saya dalam menggunakan teknologi untuk pendidikan, dan saya telah membangun jaringan dengan rekan-rekan guru yang memiliki minat dan tujuan serupa. Ini adalah perjalanan yang tak ternilai harganya dalam mendukung perkembangan pendidikan di era digital
2 Kali menjadi Finalis Duta rumah belajar menjadi kebanggan tersendiri bagi saya walaupun sejauh ini belum mencapai puncak tetapi saya yakin kesempatan itu akan datang jika saatnya telah tiba Semangat membatik , semangat berdampak.